Cara meminimalisir error di Linux

Repot banget sih Linux ....

Heading diatas adalah ungkapan dari orang-orang yang belum merasakan indah nya menggunakan Linux. Memang tak bisa dibohongi , sub-judul diatas setidak nya pernah dikatakan oleh beberapa Linuxer yang ada disaat mereka pertama belum dan sudah menggunakan linux.

Namun semua trouble yang ada di Linux itu bisa diatasi dan  diminimalisir dampak buruk nya, mudah memang namun butuh ketelitian dan kehati-hatian yang cukup. Sepele memang, hanya karena menganti satu titik "." pada sebuah file konfigurasi, akan berdampak fatal pada program yang dikonfigurasi, lebih buruk nya lagi bisa menyebabkan sistem crash dan rusak, repot kan ? ...

Baik lah saya akan memberikan tips nya.

Meminimalisir error secara hardware dan software di Linux
  1. Pilihlah  distro Linux yang kompatibel dengan hardware anda
  2. Gunakan sumberdaya yang ada dihardware dengan sebijak-bijak nya , contoh, pemartisian hardisk dengan mengacu pada standart di linux.
  3. Pakailah aplikasi yang sekira nya dibutuhkan dan buang lah aplikasi yang tidak pernah/tidak digunakan.
  4. Jangan memaksakan suatu hardware yang dipacu oleh aplikasi yang tidak cocok dengan hardware gadget anda , misal kan anda menggunakan aplikasi dengan system requipment minimal 1 GB , namun RAM yang anda gunakan hanya 512 MB.
  5. Gunakan prosedur yang baik ketika menggunakan suatu latpop/PC terkdang pemakain PC/Laptop yang tidak benar menyebabkan OS linux menjadi troble , seperti mematikan laptop secara paksa melalui tombol nya langsung ini akan merusakan sistem dari linux , lebih parah nya bisa merusak hardware yang anda miliki.
 Meminimalisir error dalam memrogram/mengkonfigurasi file di Linux
  1. Bacalah bagian "Readme" yang ada di dalam folder aplikasi sebelum memulai mengkonfigurasi, pastikan bahwa aplikasi tersebut kompatibel dengan distro yang anda gunakan.
  2. Ketika hendak mengkonfigurasi suatu file , alangkah baik nya mensalin file tersebut ke tempat lain agar ketika  ada kesalhan , kita bisa mengebalikan file konfigurasi tersebut seperti semula
  3. Gunakan cara atau metoda penulisan script dasar pada sistem , seperti menganti daftar repository, dll.
Meminimalsir sikap dan mental ketika menghadapi error pada Linux.
  1. Bersikap lah sabar dan berfikir yang logis.
  2. Sering-sering lah gugling tentang masalah yang sedang dialami.
  3. Belilah/download lah buku referensi jika anda sempat , karena buku dijaman sekarang tidak hanya berbentuk kertas saja namun juga terdapat bentuk elektronik yang bisa anda baca melalui HP/Smartphone.
  4. Berfikirlah bahwa segala masalah yang ada pasti ada jalan keluar nya walau itu harus menunggu waktu yang lama dengan usaha yang tidak mudah, namun jika dirasa semua itu telah tiada jalan yang terbaik , maka pilih lah pilihan yang terbaik.
  5. Hindari lah kata-kata jorok ketika mendapatkan error/trouble di Linux, karena ketika fikiran kita terbelenggu emosi, maka bukan masalah yang rampung malah masalah besar yang akan datang.
  6. Selalu lah mengingat nama tuhan, ketika emosi datang, dan tariklah nafas serta keluarkan lah secara perlahan, lalu berfikirlah sejenak tentang apa saja yang telah di lakukan.
Memang tidak mudah tapi apa salah nya jika tidak coba ?
Artikel ini hanyalah refernsi biasa saja, jika ada kesalahan saya meminta maaf.
Sekian dan Terimakasih.

Related Posts:

Cara tepat menganti repositori Ubuntu

Terlihat sepele tapi manfaat nya besar ..

Terkadang mengahadapi suatu masalah pada sebuah pada objek itu lama-lama memang menjengkel kan, apa lagi ketika kodisi tubuh kita kala itu sedang tidak fit dan tidak seimbang, terutama ketika menghadapi sebuah perangkat lunak seperti OS dan aplikasi, yang tidak lain adalah Ubuntu. Seperti kata orang , "Tak ada gading yang tak retak", tak ada sistem atau aplikasi yang sempurna , pasti selalu ada kesalahan walau itu sekecil biji kacang hijau.

Kesalahan ini memang tak luput dari sifat manusia yang tidak sempurna oleh karena itu segala kesalahan ini selalu ada penyebab nya dan ada penawar nya, seperti sistem operasi yang berbasis Linux , dari beberapa distro , mereka memiliki ciri khas dalam pembuatan dan perawatan aplikasi dan sistem nya, Ubuntu pun juga demikian, ketika ada celah kesalahan pada sistem , pengembang ubuntu akan segera memperbaiki nya dengan semaksimal mungkin agar pengguna merasa nyaman dalam pemakain nya, inilah kelebihan dari Ubuntu , distro yang memiliki dukungan yang besar mulai dari pengembang hingga relawan yang ada.

Pernakah anda mendapatkan masalah ketika anda menggunakan Ubuntu ?

Beberapa kasus memang selalu ada masalah yang dihadapi pada setiap pengguna ubuntu , terutama dalam masalah yang sepele , yaitu penggunaan dan pemakaian repositori.

Repositori adalah seuatu daftar alamat tempat penyimpanan aplikasi yang bersifat offline dan online. Tujuan dari repositori ini adalah untuk mempermudah pengguna linux dalam proses penginstalasian sebuah aplikasi tanpa harus mencari aplikasi pendukung nya yang notaben nya berada di tempat yang berbeda, jika aplikasi tersebut diinstall secara manual tanpa menggunakan repositori. Repositori terdapat dua jenis yaitu repositori dalam bentuk CD/DVD maupun Server . 

Keuntungan menggunakan dvd adalah prosess penginstalasian sebuah aplikasi akan terasa cepat dan mudah , tanpa harus terkoneksi dengan internet, namun metoda ini memiliki kelemahan juga, ketika kita sering menggunakan nya maka umur dari keping cd/dvd itu akan berkurang dan juga dapat merusak DVD pada PC/Laptop kita, nah solusi nya ya menggunakan repositori yang bersifat online karena repositori selalu mengupdate daftar aplikasi nya dari repositori utama nya , namun metoda ini juga memiliki kekurangan, yaitu anda diwajibkan untuk terkoneksi dengan internet yang memiliki kecepatan yang lumayan, dan juga metoda ini akan terasa lama ketika anda menggunakan koneksi yang lambat.

Sebenar nya semua itu tergantung selera dan kebutuhan serta kondisi dari setiap pengguna. Baiklah saya akan menerangkan bagaimana sih cara yang tepat untuk merubah atau menambahkan daftar sebuah repostori dalam sistem ubuntu.

Ada 3 cara yang saya sudah dicoba yaitu dengan mengunakan
  1. Gedit - editor teks berbasis GUI
  2. Nano - editor teks berbasis CLI
  3. Echo - perintah untuk menambahkan sebuah kata/kalimat pada sebuah file tanpa membuka file tersebut
Namun cara 1 dan 2 pertama bagi saya kurang efisien karena dahulu ketika saya menggunakan cara tersebut saya mendapatkan error tentang package yang tersedia di repositori yang saya gunakan, karena rasa penasaran yang tinggi akhir nya saya memutuskan untuk bereksperimen, dengan membaca artikel disana dan disini serta trial and error ,akhir nya saya tahu bahwa file sources.list pada direktori /etc/apt/  tidak bisa edit hanya menggunakan Text Editor saja, cara yang tepat dengan mode superuser penuh (root), dengan menggunakan perintah echo.

Tetapi sebelum mengubah atau menambah, alangkah baik nya kita membackup dulu file asli ke folder lain dengan menuliskan peritah diterminal :

                       sudo mkdir /home/backup
Perintah diatas bertujuan untuk membuat sebuah direktori backup didalam direktori /home , setelah itu copy-paste kan file sources.list nya kedalam folder yang sudah kita buat dengan cara :
              
                      sudo cp /etc/apt/sources.list  /home/backup

Setelah itu tekan enter pada setiap kali menulis perintah di terminal.
Saya akan mencontoh kan cara menganti repositori default ubuntu 12.04 dengan menganti ke repo kambing.ui.ac.id .
Langkah pertama buka terminal
  1. Tulisakan perintah : sudo echo deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-proposed main restricted universe multiverse > /etc/apt/sources.list
  2. Tulisakan perintah : sudo echo deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-security main restricted universe multiverse >> /etc/apt/sources.list
  3. Tulisakan perintah : sudo echo deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise-updates main restricted universe multiverse >> /etc/apt/sources.list
  4. Tulisakan perintah  : sudo echo deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ precise main restricted universe multiverse >> /etc/apt/sources.list
  5. Tuliskan perintah : sudo apt-get update
Jika anda menggunakan Ubuntu versi 10.04 dan 14.04 anda bisa menganti tulisan precise menjadi lucid jika anda menggunakan ubuntu 10 , ganti menjadi trusty apabila anda menggunakan ubuntu versi 14.
Memang terlihat ribet namun cara ini lebih efektif ketimbang harus copy paste, dan saya sudah membuktikan, di Router Ubuntu yang saya kelola dan hasil nya berhasil.

Selamat mencoba, jika ada yang dibingungkan bisa ditinggalkan pada bagian komentar.
Sekian dan terimakasih.

                     

Related Posts: